Pendidikan Dokter Tahap Profesi merupakan tahap akhir, setelah pendidikan sarjana kedokteran, dari kurikulum pendidikan dokter. Kegiatan belajar mengajar dalam Tahap Profesi  merupakan pendidikan profesi dokter yang berupa kegiatan praktek di bidang kesehatan, yang meliputi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif di bawah bimbingan staf pengajar yang berlangsung di Rumah Sakit Pendidikan Utama, Rumah Sakit Afiliasi dan Rumah Sakit Satelit atau Jejaring.

         Pendidikan Dokter Tahap Profesi (Kepaniteraan Klinik) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pendidikan dokter, karena melalui kegiatan kepaniteraan klinik mahasiswa mendapatkan baik pengetahuan, ketrampilan maupun sikap/perilaku dalam menangani pasien, dengan kata lain pendidikan tahap profesi merupakan syarat mutlak bagi sarjana kedokteran untuk menjadi dokter.

         Sebagai bagian dari pendidikan dokter maka kegiatan belajar mengajar di tahap profesi dokter mengacu dan berpedoman pada tujuan, visi dan misi Fakultas Kedokteran UNS serta Standar Kompetensi Dokter Indonesia yang ditetapkan oleh KKI. Disamping itu proses pendidikan juga berorientasi pada kebutuhan masyarakat yang terdiri dari komponen bio-psiko-sosioekonomi-budaya. Oleh karena itu kurikulum yang menjadi pedoman dalam proses belajar mengajar di tahap profesi harus mampu menghasilkan dokter yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tentunya memenuhi standar kompetensi dimaksud.

        Pendidikan Tahap Profesi Dokter Fakultas Kedokteran UNS diselenggarakan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama, Rumah Sakit Orthopedi dan Prothesa Prof. Dr. Suharso dan RSUP Dr. Kariadi Semarang sebagai Rumah Sakit Afiliasi dan Rumah Sakit  jejaring/satelit dengan mengacu pada kurikulum yang berlaku.  

 

Visi

Menjadikan pusat pendidikan dokter radiologi yang mampu mencetak lulusan berkompetensi dan bertaraf Internasional.

Menjalankan proses pendidikan berbasis kompetensi secara berkesinambungan sehingga menghasilkan Dokter Spesialis Radiologi (Sp.Rad) yang :

  1. Menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkan Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) dengan penuh rasa tanggungjawab.
  2. Melakukan pemeriksaan radiologi secara profesional, baik sendiri maupun dalam kerjasama dengan pihak laindengan menggunakan sarana yang tersedia danmengusahakan agar tercapai hasil yang seoptimal mungkin.
  3. Mengembangkan ilmu dan mengamalkannya  untuk kepentingan umat manusia pada umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya.

 

Informasi Umum

Kepala Program Studi

Dr. Widiastuti, dr, Sp. Rad (K)TR